Bulan September telah tiba. Udara mulai terasa lebih dingin di banyak tempat. Kamu mungkin mengira kunang-kunang hanya bersinar pada malam yang panas di bulan Juni dan Juli. Tapi jika kamu melihat peta Alitaptap sekarang, kamu akan melihat orang-orang masih mencatat serangga bercahaya di Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Kunang-kunang tidak semuanya menghilang pada waktu yang sama. Spesies yang berbeda punya jadwal yang berbeda pula. Mari kita lihat apa yang bersinar sekarang dan di mana kamu bisa menemukannya.
Kunang-Kunang Musim Dingin di Amerika Utara
Salah satu serangga paling mengejutkan yang muncul di bulan September adalah Kunang-Kunang Musim Dingin. Orang-orang telah mencatat penampakan spesies ini di tempat-tempat seperti Jonesborough di Tennessee, Creston di North Carolina, Montréal di Kanada, serta hingga Massachusetts dan New York.
Nah, kunang-kunang musim dingin biasanya tidak bersinar seperti kunang-kunang musim panas. Faktanya, banyak kunang-kunang dewasa dari kelompok ini aktif saat cuaca mulai dingin. Mereka tidak mempertunjukkan cahaya terang untuk mencari pasangan seperti yang dilakukan kunang-kunang musim panas. Sebaliknya, kamu mungkin melihat mereka beristirahat di kulit pohon atau berjalan di atas salju di kemudian hari. Melihat mereka pada bulan September mengingatkan kita bahwa dunia serangga tetap aktif jauh setelah kerumunan musim panas masuk ke dalam rumah.
Jika kamu tinggal di daerah-daerah ini, kamu bisa melangkah keluar pada malam September yang sejuk dan memeriksa tempat-tempat lembap di dekat hutan. Kamu mungkin tidak melihat kilatan terang di udara, tetapi mencari dengan mata jeli di dekat tanah dapat mengungkap makhluk-makhluk kecil ini yang sedang beristirahat di atas tanaman.
Cacing Glow-Worm Eropa di Eropa Tengah
Di seberang lautan di Eropa, para pengamat mencatat jenis kunang-kunang yang sangat berbeda. Di tempat-tempat seperti Svatý Jan pod Skalou di Republik Ceko, Rechlin di Jerman, dan Eiken di Swiss, orang-orang menemukan European Glow-worm.
Mereka ini istimewa karena betinanya tidak punya sayap. Mereka terlihat sedikit seperti belatung berlapis baja kecil yang merayap di rerumputan. Untuk mencari pasangan, sang betina memanjat sehelai rumput dan menyalakan cahaya hijau yang stabil dan terang dari ujung ekornya. Dia duduk di sana seperti lampu malam hijau kecil yang menunggu jantan yang bisa terbang untuk memperhatikannya.
Jika kamu berjalan-jalan di ladang Eropa atau tepi hutan pada bulan September, kamu harus melihat ke bawah ke arah tanah dan jalur rumput. Kamu tidak akan melihat lampu berkedip di puncak pohon. Kamu akan melihat suar hijau stabil yang bersinar rendah di dekat bumi.
Kilatan di Michigan dan Utah
Tidak semua kunang-kunang September adalah serangga musim dingin atau cacing bersinar. Di Covington, Michigan, seseorang melihat Spring Treetop Flasher. Lebih ke barat di West Jordan, Utah, para pengamat mencatat Dark Firefly.
Setiap wilayah memiliki keunikan jenisnya sendiri. Di Taiwan, para pengamat baru-baru ini mencatat Rimmed Window Firefly di tempat-tempat seperti Chiayi dan Kabupaten Yunlin. Di Georgia dan Maryland di Amerika Serikat, orang-orang masih melihat Common Eastern Firefly yang bertahan saat musim panas meredup.
Keberagaman ini membuktikan bahwa kunang-kunang ada di mana-mana, tetapi kamu harus tahu di mana harus mencarinya. Beberapa tinggal di pohon tinggi. Beberapa tinggal di parit yang lembap. Yang lain lebih suka padang rumput terbuka.
Cara Mengamati Tanpa Mengganggu Mereka
Saat kamu keluar untuk mencari kunang-kunang di bulan September, kamu sedang mengunjungi rumah mereka. Penting untuk menjadi tamu yang baik. Kunang-kunang membutuhkan tempat yang gelap untuk melihat cahaya satu sama lain. Jika kamu menyorotkan senter yang terang atau layar ponsel tepat di tempat mereka bersinar, kamu akan membuat mereka silau.
Cobalah menutupi senter dengan selembar plastik selofan merah. Cahaya merah jauh lebih sedikit mengganggu kunang-kunang daripada cahaya putih yang terang. Bergeraklah secara perlahan. Jangan mencoba menangkap mereka di dalam stoples. Jika kamu menangkap kunang-kunang, ia akan stres dan berhenti bersinar. Ia bahkan mungkin mati sebelum sempat bertelur.
Cara terbaik untuk mengamati kunang-kunang adalah dengan berdiri diam. Biarkan matamu terbiasa dengan kegelapan. Setelah beberapa menit, kamu akan mulai melihat kedipan kecil atau cahaya stabil yang tadinya kamu lewatkan.
Membagikan Apa yang Kamu Lihat
Saat kamu melihat kunang-kunang di halaman belakang rumah atau taman lokal, kamu bisa menjadi seorang ilmuwan. Dengan mencatat penemuanmu di peta Alitaptap, kamu membantu para peneliti memahami bagaimana kondisi populasi kunang-kunang. Para ilmuwan ingin tahu apakah kunang-kunang muncul lebih awal atau lebih lambat dari biasanya. Mereka ingin tahu kota mana saja yang masih memiliki populasi serangga yang sehat dan tempat mana yang mulai kehilangan mereka.
Lain kali kamu berjalan keluar pada malam September yang sejuk, luangkan waktu sejenak untuk melihat rumput dan pepohonan. Kamu mungkin melihat cahaya kecil yang menghubungkanmu dengan para pengamat di seluruh dunia.